Facebook
NederlandsEnglishMelajuIndonesia
Delen |

Indonesia

 

Alternatif
Pemerintah RMS memang menjadari bahwa Republik Indonesia merupakan suatu negara jang berdaulat jang diakui oleh dunia internasional maka disampingja hampir tida ada atau tjuma ada sedikit bantuan internasional untuk mewudjudkan tjita-tjita RMS. Sedjak permulaan Perang Dingin hingga achirnja tahun 1989 maka selandjutnja dari 1989 sampai masa kini Indonesia (masih) mengambil djabatan jang penting untuk banjak negara-negara Barat. Terletaknja setjara geografis paling strategis melihat selat-selat internasional jang penting. Kemampuan hemat pada saat ini dan begitupun pada zaman jang akan datang paling penting untuk industri-industri daripada negara-negara tersebut.

Selat Malaka merupakan urat nadi lalu lintas penting untuk banjak negara jang mengelilingi Indonesia. Banjak negara ini paling beruntung kalau Indonesia mantap dibawah pimpinan pusat. Berhubung dengan keadaan ini bangsa-bangsa jang ditindis dalam Indonesia tida memperoleh bantuan dan perasaan tertarik dari negara-negara Barat dan Asean-Plus dalam perdjuangan kemerdekaan mereka.

Untuk kepentingan nasional maka banjak negara mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) meskipun keadaannja setjara bersedjarah dan hukum internasional melanggar hukum. Seandainja kalau ternjata bahwa NKRI tida mantap maka boleh djadi banjak negara akan memikir kenegaraan politik jang lain. RMS dan bangsa-bangsa jang lain harus mempertundjukkan dan memperdengarkan alternatif ini.

Djalan kekerasan tida diingini
Pemerintah RMS menjadari bahwa djalan peperangan tida beruntung dan tida diingini. Pada sendirinja djalan kekerasan akan menuntut banjak korban. Pemerintah RMS mentjari djalan lain oleh karena bangsa Maluku sedjak tahun 1950 dan terutama pada tahun-tahun sehabis tahun 1999 sudah menderita terlalu banjak.

Demokrasi dan pilihan bebas
Pemerintah RMS jakin dan pertjaja bahwa kekuatan perdjuangan RMS muntjul kalau ada kerdja sama dengan tiap-tiap aliran dalam Indonesia jang mengerdjakan demokrasi dengan artinja tiap-tiap bangsa dalam Indonesia pada saat ini berhak untuk menentukan nasib politik diri sendiri.

Dasar demokrasi itulah hak untuk memilih dengan bebas. Salah satu pilihan bebas itulah bahwa tiap-tiap bangsa di Indonesia berhak untuk mentjari nasib diri sendiri atau dengan bangsa-bangsa lain. Bangsa Maluku telah memilih pada tanggal 25 April 1950 akan tetapi demokrasi jang sungguh menunutut bahwa bilamana perlu pada saat ini  memilih kembali dapat dilaksanakan. Dibawah pemerintahan Habibie maka Indonesia telah mempertundjukkan, dibawah tindihan dunia internasional, bahwa mereka menghormati demokrasi dengan mengadakan pemungutan suara di Timor-Timur dengan akibat kelebihan bangsa Timor-Timur memilih untuk kemerdekaan.

Kerdja sama dengan aliran-aliran demokratis di Indonesia
RMS harus mentjari hubungan dengan organisasi-organisasi di Indonesia jang mengerdjakan demokrasi. Begitupun perlu sekali untuk mentjari hubungan dengan organisasi-organisasi hak-hak asasi manusia dan organisasi-organisasi lain jang menaruh perhatian atas kedudukan bangsa-bangsa di Indonesia jang terkebelakang dibidang politik dan sosial/kemasjarakatan. Dalam rangka ini ada kantor-kantor kehukuman jang menjokong tahanan-tahanan politik, organisasi-organisasi geredjani dan gerakan mahasiswa. Mewudjudkan bentuknja support-groups di Indonesia djuga diperlu sekali.

Kerdja sama bangsa-bangsa dan bentuknja perserikatan negara
Kerdja sama antara bangsa-bangsa merupakan pokok perhatian jang terutama, bangsa-bangsa jang djuga menjatakan kemauan untuk merdeka. Setjara njata ini berarti kerdja sama antara Maluku, Atjeh, Papua Barat tapi djuga gerakan-gerakan jang sekarang muntjul di Menado, Bali, Riau dan Timor-Barat harus diwudjudkan. Penghabisan kerdja sama ini harus mengakibatkan bentuknja suatu badan  perserikatan negara dari bangsa jang tertindis. Perserikatan jang bukan sadja mengerdjakan hak-hak kedaulatan bangsa akan tetapi disampingnja djuga merupakan suatu dasar dimana masalah-masalah dapat dibahaskan dengan Indonesia. Dengan djalan ini NKRI lama-kelamahan dengan djalan damai diubah mendjadi perserikatan negara jang berdaulat, jang bersama-sama harus mendjaminkan kemerdekaan.

Dalam lingkungan ini untuk Maluku dan boleh djadi djuga untuk Papua-Barat ada kemungkinan untuk membesarkan kerdja sama dengan negara-negara di Pacific, Australia, Papua New Guinee, Djepang dan negara-negara lain didaerah ini.

Delen |
Go to top