Dalam satu pidato historis, Perdana Menteri Jetten pada hari Minggu di Rotterdam meminta maaf kepada masjarakat Maluku, di hadapan anggota2 Pemerintah RMS dalam pengasingan.
Presiden Maluku, John Wattilete, mendesak agar Indonesia mengembalikan djenazah Chris Soumokil, Presiden Republik Maluku Selatan jang dibunuh pada tahun 1966. Presiden Wattilete berharap Kabinet Jetten bersedia memperdjuangkan hal itu di Djakarta.
Jetten berbitjara kepada masjarakat Maluku, bukan kepada Pemerintah RMS. Tetapi, kehadiran Perdana Menteri Belanda dan Presiden RMS bersama-sama dalam satu pertemuan besar orang Maluku merupakan sesuatu jang unik dan penuh makna.
Tindis link ini untuk membatja seluruh artikel.

