{"id":8276,"date":"2026-08-16T23:56:47","date_gmt":"2026-08-16T22:56:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/"},"modified":"2026-08-17T00:08:26","modified_gmt":"2026-08-16T23:08:26","slug":"verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/","title":{"rendered":"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru"},"content":{"rendered":"<p>[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; admin_label=&#8221;section&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_row admin_label=&#8221;row&#8221; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; background_size=&#8221;initial&#8221; background_position=&#8221;top_left&#8221; background_repeat=&#8221;repeat&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; custom_padding=&#8221;|||&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; custom_padding__hover=&#8221;|||&#8221;][et_pb_text admin_label=&#8221;Tekst&#8221; _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;]<\/p>\n<p>Saudara-saudari sebangsa,<\/p>\n<p>Kita telah tahu bahwa puluhan tahun bangsa Maluku dianaktirikan, sejak pendudukan ilegal oleh Indonesia setelah proklamasi Republik Maluku Selatan pada 25 April 1950.\u00a0<\/p>\n<p>Sejak saat itu, tanah kita, sumber daya alam kita, dan masa depan kita telah dirampas secara sistematis. Selama beberapa generasi, tanah Maluku dirampas habis, sementara bangsa kita dimarginalkan.<\/p>\n<p>Bukan hanya tanah kita yang dirampas, tetapi sejarah kita, identitas kita, dan martabat kita juga telah dirampas.<\/p>\n<p>Pada tgl 30 Juni 2026, sehubungan dengan pembunuhan seorang saudara sebangsa di Jakarta (Matraman), pula menjadi sangat jelas betapa dalamnya penghinaan terhadap orang-orang Maluku.<\/p>\n<p>Orang-orang Maluku disamakan dengan binatang oleh orang Indonesia bahkan disebut sebagai monyet.<\/p>\n<p>Perkataan-perkataan seperti itu bukanlah insiden yang dapat kita abaikan begitu saja. Perkataan-perkataan itu melukai martabat kita dan menegaskan apa yang telah kita alami jauh lebih lama.\u00a0<\/p>\n<p>Oleh karena itu, satu hal harus benar-benar jelas: bangsa Maluku bukanlah bagian dari Indonesia saat ini. Indonesia adalah nama satu negara, tetapi bukan suatu bangsa. Kita adalah suatu bangsa Maluku dengan sejarah kita sendiri, identitas kita sendiri, dan hak kita sendiri untuk menentukan nasib sendiri.<\/p>\n<p>Dalam 76 tahun terakhir, Maluku tidak hanya dirampas sumber daya alamnya. Juga telah dilakukan untuk merampas martabat kita sebagai anak-anak Maluku. Tetapi martabat kita tidak lenyap. Martabat itu tetap hidup dalam diri kita: dalam bahasa kita, budaya kita, dan keterhububgan kita.<\/p>\n<p>Bahkan bagi mereka yang telah lama percaya pada negara Indonesia yang didominasi Jawa, ini harus menjadi titik balik. Fakta-fakta tidak dapat lagi disangkal. Siapapun yang menginginkan perdamaian, keadilan, dan masa depan yang bermartabat bagi bangsa kita harus berani mengakui bahwa hanya ada satu jalan yang benar ke depan: Maluku yang merdeka.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, saya menghimbau kepada semua orang, seperti yang telah dianjurkan oleh banyak orang sebelumnya, untuk menyelenggarakan kongres dunia di Ambon pada tahun 2027.\u00a0<\/p>\n<p>Mari kita berkumpul di sana, tanpa memandang warna politik, agama, atau asal usul. Sebagai anak-anak bangsa Maluku, di mana pun kita tinggal \u2014 di Maluku,\u00a0<\/p>\n<p>Indonesia, Australia, Amerika, Jerman, Inggris, Belanda, atau di tempat lain di dunia \u2014 marilah kita berbicara bersama tentang masa depan tanah Maluku kita yang kaya.<\/p>\n<p>Saya menghibau kepada Gubernur, Tuan Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Tuan Abdullah Vanath, Walikota Ambon, Tuan Bodewin Wattimena, dan semua Raja kita di semua pulau dari utara hingga selatan: dukunglah kongres ini.<\/p>\n<p>Kalian semua bertanggung jawab bersama untuk melindungi kekayaan, budaya, dan identitas kita, tetapi yang terpenting adalah untuk tidak lagi menerima penghinaan terhadap martabat kita sebagai bangsa Maluku!<\/p>\n<p>Dengan kongres ini, kita menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu bertanggung jawab atas negara kita dan memerintahnya sendiri. Marilah kita menyatakan dengan jelas bahwa kita, sebagai bangsa Maluku, mau dan dapat menggunakan hak kita untuk menentukan nasib sendiri, sebagaimana ditetapkan pada tanggal 25 April 1950, dalam proklamasi Republik Maluku Selatan.<\/p>\n<p>Maluku tidak perlu mengembalikan bendera Indonesia kepada penjajah Indonesia. Sejak 25 April 1950, kami memiliki bendera nasional tersendiri dengan empat warna yang indah: biru, putih, hijau dan merah. Tidak ada yang perlu dikembalikan. Bendera Indonesia tidak pernah secara sukarela dipilih oleh kami daripada bendera empat warna kami. Bendera empat warna kami berkibar di Kota Ambon sebelum bendera Indonesia.<\/p>\n<p>Kami tidak meminta belas kasihan. Kami bukan bangsa yang kasihan, tetapi bangsa yang bangga. Kami menuntut pengakuan, keadilan, dan kebebasan. Masa lalu kita menghubungkan kita, persatuan kita memberi kita kekuatan, tetapi masa depan kita menuntut keberanian dari kita semua untuk berjuang.\u00a0<\/p>\n<p>Mena!<\/p>\n<p>Atas nama Pemerintah Republik Maluku Selatan<\/p>\n<p>di Pengasingan,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mr. J.G. Wattilete<\/p>\n<p>Kepala Negara<\/p>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_button button_url=&#8221;https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/DOC-20260817-WA0000.pdf&#8221; url_new_window=&#8221;on&#8221; button_text=&#8221;Download pernjataan&#8221; _builder_version=&#8221;4.27.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][\/et_pb_button][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saudara-saudari sebangsa, Kita telah tahu bahwa puluhan tahun bangsa Maluku dianaktirikan, sejak pendudukan ilegal oleh Indonesia setelah proklamasi Republik Maluku Selatan pada 25 April 1950.\u00a0 Sejak saat itu, tanah kita, sumber daya alam kita, dan masa depan kita telah dirampas secara sistematis. Selama beberapa generasi, tanah Maluku dirampas habis, sementara bangsa kita dimarginalkan. Bukan hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8270,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[211,4],"tags":[],"class_list":["post-8276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uitgelicht-ms","category-uncategorized-ms"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"ms_MY\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saudara-saudari sebangsa, Kita telah tahu bahwa puluhan tahun bangsa Maluku dianaktirikan, sejak pendudukan ilegal oleh Indonesia setelah proklamasi Republik Maluku Selatan pada 25 April 1950.\u00a0 Sejak saat itu, tanah kita, sumber daya alam kita, dan masa depan kita telah dirampas secara sistematis. Selama beberapa generasi, tanah Maluku dirampas habis, sementara bangsa kita dimarginalkan. Bukan hanya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Republik Maluku Selatan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-16T22:56:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-16T23:08:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"941\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"patrick.sijaranamual\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"patrick.sijaranamual\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/\",\"url\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/\",\"name\":\"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png\",\"datePublished\":\"2026-08-16T22:56:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-16T23:08:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/0aa634ac0e723df62569cb28725cc9de\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"ms-MY\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"ms-MY\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png\",\"width\":1672,\"height\":941},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/\",\"name\":\"Republik Maluku Selatan\",\"description\":\"Pemerintah Darurat\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"ms-MY\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/0aa634ac0e723df62569cb28725cc9de\",\"name\":\"patrick.sijaranamual\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"ms-MY\",\"@id\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c66247b309af184cdff5f935b7335aed?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c66247b309af184cdff5f935b7335aed?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"patrick.sijaranamual\"},\"url\":\"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/author\/patrick-sijaranamual\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/","og_locale":"ms_MY","og_type":"article","og_title":"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan","og_description":"Saudara-saudari sebangsa, Kita telah tahu bahwa puluhan tahun bangsa Maluku dianaktirikan, sejak pendudukan ilegal oleh Indonesia setelah proklamasi Republik Maluku Selatan pada 25 April 1950.\u00a0 Sejak saat itu, tanah kita, sumber daya alam kita, dan masa depan kita telah dirampas secara sistematis. Selama beberapa generasi, tanah Maluku dirampas habis, sementara bangsa kita dimarginalkan. Bukan hanya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/","og_site_name":"Republik Maluku Selatan","article_published_time":"2026-08-16T22:56:47+00:00","article_modified_time":"2026-08-16T23:08:26+00:00","og_image":[{"width":1672,"height":941,"url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png","type":"image\/png"}],"author":"patrick.sijaranamual","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"patrick.sijaranamual","Est. reading time":"3 minit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/","url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/","name":"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru - Republik Maluku Selatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png","datePublished":"2026-08-16T22:56:47+00:00","dateModified":"2026-08-16T23:08:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/0aa634ac0e723df62569cb28725cc9de"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"ms-MY","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"ms-MY","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png","contentUrl":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png","width":1672,"height":941},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/verklaring-pemerintah-inzake-recente-ontwikkelingen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pernjataan Pemerintah mengenai perkembangan terbaru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#website","url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/","name":"Republik Maluku Selatan","description":"Pemerintah Darurat","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"ms-MY"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/0aa634ac0e723df62569cb28725cc9de","name":"patrick.sijaranamual","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"ms-MY","@id":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c66247b309af184cdff5f935b7335aed?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c66247b309af184cdff5f935b7335aed?s=96&d=mm&r=g","caption":"patrick.sijaranamual"},"url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/author\/patrick-sijaranamual\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/ChatGPT-Image-17-aug-2026-00_44_05.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8276"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8276\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8288,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8276\/revisions\/8288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8270"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.republikmalukuselatan.nl\/ms\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}