REPUBLIK MALUKU SELATAN
Pemerintah darurat

Pertemuan RMS, ASNLF dan ULMWP

Pada hari Selasa tanggal 5 April 2022 telah diadakan pertemuan di Kota Den Haag antara Arif Fadhillah, Presiden Presidium Font Pembebasan Nasional Aceh Sumatera, Benny Wenda, Presiden Sementara United Liberation Movement for West Papua dan Mr. John Wattilete, kepala negara RMS bersama saudara Umar Santi, menteri luar negeri RMS.

Kematian Herman (Emang) Zefnath Tahapary

Herman (Emang) Zefnath TahaparyLahir 28-01-1948 Akoon (Nusalaut) Meninggal 28-03-2022 Assen Pada Hari Senin, saudara Herman (Emang) Zefnath Tahapary meninggal dunia di tempat tinggalnja Assen. Dua bulan lalu beliau genap berusia 74 tahun. Kematian jang tak terduga...

Mitos tentang kedatangan sukarela dari militer KNIL Maluku ke Belanda

Pada 21 Maret 1951 tentara KNIL bersama keluarga mereka tiba di Belanda.

Pada periode jang lalu -khususnja dalam rangka peringatan 70 tahun masjarakat Maluku di Belanda- ada muntjul kampanje propaganda dengan maksud untuk mentjap kedatangan tentara KNIL Maluku selaku kedatangan sukarela. Sedjalan dengan ini ada upaja-upaja untuk putuskan sambungan kedatangan ke Tanah Belanda dengan proklamasi RMS pada tanggal 25 April 1950.

Nieuws

Pertemuan RMS, ASNLF dan ULMWP

Pertemuan RMS, ASNLF dan ULMWP

Pada hari Selasa tanggal 5 April 2022 telah diadakan pertemuan di Kota Den Haag antara Arif Fadhillah, Presiden Presidium Font Pembebasan Nasional Aceh Sumatera, Benny Wenda, Presiden Sementara United Liberation Movement for West Papua dan Mr. John Wattilete, kepala negara RMS bersama saudara Umar Santi, menteri luar negeri RMS.

baca lagi
Kematian Herman (Emang) Zefnath Tahapary

Kematian Herman (Emang) Zefnath Tahapary

Herman (Emang) Zefnath TahaparyLahir 28-01-1948 Akoon (Nusalaut) Meninggal 28-03-2022 Assen Pada Hari Senin, saudara Herman (Emang) Zefnath Tahapary meninggal dunia di tempat tinggalnja Assen. Dua bulan lalu beliau genap berusia 74 tahun. Kematian jang tak terduga...

baca lagi
Mitos tentang kedatangan sukarela dari militer KNIL Maluku ke Belanda

Mitos tentang kedatangan sukarela dari militer KNIL Maluku ke Belanda

Pada 21 Maret 1951 tentara KNIL bersama keluarga mereka tiba di Belanda.

Pada periode jang lalu -khususnja dalam rangka peringatan 70 tahun masjarakat Maluku di Belanda- ada muntjul kampanje propaganda dengan maksud untuk mentjap kedatangan tentara KNIL Maluku selaku kedatangan sukarela. Sedjalan dengan ini ada upaja-upaja untuk putuskan sambungan kedatangan ke Tanah Belanda dengan proklamasi RMS pada tanggal 25 April 1950.

baca lagi

Brief aan Dr. Josep Borrell Fontelles

Selain dari surat kepada duta besar Uni Eropa Vincent Piket, Pemerintah RMS di pengasingan djuga membri tahu kepada Dr. Josep Borell Fontelles (Perwakilan Tinggi untuk Kebidjakan dan Keamanan Luar Negeri dan Wakil Presiden Komisi Eropa) bahwa perdjandjian Cepa tidak...

baca lagi

Uitvaart minister ir. Edy Rahantoknam

Upatjara pemakaman dan kremasi Menteri Edy Rahantoknam akan berlangsung pada hari Djumat, 21 Mei 2021. Sehubungan dengan ini, kami ingin menjampaikan beberapa hal untuk menarik perhatian saudara- saudari. INSTRUKSI BENDERABendera Republik Maluku Selatan akan digantung...

baca lagi

Seruan yang mendesak kepada Gubernur Maluku

Pemerintah RMS menyeruh dengan tegas Gubernur Maluku -Drs. Murad Ismail- untuk mengambil tanggung jawabnya dan mengawasi agar bangsa Maluku dan pada khususnya militer2 (TNI)dan polisi2 (POLRI) keturunan Maluku, tidak membiarkan diri dipergunakan untukmenindas...

baca lagi
UPDATE: 4 anak bangsa Maluku lagi ditangkap tanpa alasan

UPDATE: 4 anak bangsa Maluku lagi ditangkap tanpa alasan

4 anak bangsa Maluku lagi ditangkap tanpa alasan: Janni Josapat Workala Marlon Lesilolo Maurits Workala Pieter Likumahua Sesudah penangkapannja pada 7 April j.l. Alexander Dominggus Workala hilang lenjap. Dia tidak ada di kantor2 polisi lokal dan tempat jang dia...

baca lagi

Pengumuman dan instruksi Hari Pahlawan 12 April 2021

Kami memperingati semua pejuang jang telah gugur untuk RMS pada hari ini. Biarlah mereka menjadi tjontoh bagi kita untuk melandjutkan perdjuangan. Sebagai penutup kami mengutib kata-kata Bapak Hasan Lesteluhu: Prinsip beta: “berdjuang terus sampai titik darah...

baca lagi